HUKUM MENGUCAPKAN SELAMAT NATAL DAN TAHUN BARU

MPI Lampung - Segala puji bagi ALLAH yang telah memberikan karunia yang banyak kepada kita semua hingga kita bisa beribadah kepadaNYA seseuai dengan yang dicontihkan oleh Rosulullaah Shollallaahu 'alayhi wa sallam.

Sesungguhnya ISLAM adalah agama yang sangat sempurna. Hal itu dikarenakan ia (ISLAM, pent) adalah Dyn yang berasal dari Dzat Yang Maha Sempurna yaitu ALLAH. Segala hal yang berkaitan sengan kehidupan telah diatur oleh ALLAH melalui lisan Nabi-Nya. Hubungan manusia dengan Robb-nya mau pun hubungan manusia dengan sesamanya juga telah diatur dalam Islam. Termasuk juga bagaimana seorang muslim berinteraksi dengan orang non-muslim (kafir, pent) itu pun juga telah diatur dalam Islam.

Pada dasarnya boleh saja bagi kita bekerja sama dengan orang-orang non-muslim (kafir) selama hal itu tidak berkaitan dengan ibadah mereka. Boleh juga kita berjual beli dengan mereka, memberi makanan dan minuman kepada mereka atau yang semisal dengannya. Ada pun berkaitan dengan mengucapkan selamat atas hari raya mereka, baik itu hari natal mau pun tahun baru, maka hal itu adalah perbuatan yang sangat dicela dalam ISLAM.

Ibnu Qoyyim AL Jauziyah berkata "... tetapi jika tahnia'ah (memberi ucapan selamat) dengan syi'ar-syi'ar kufur yang khusus milik mereka seperti hari raya dan puasa mereka dengan mengatakan "selamat hari raya natal" misalnya, atau "berbahagialah dengan hari raya ini", atau yang senada dengan itu, maka jika yang mengucapkannya selamat dari kekufuran, dia tidak lepas dari maksiat dan keharoman. Sebab itu sama halnya dengan memberi ucapan selamat terhadap sujud mereka kepada salib, bahkan di sisi ALLAH hal itu lebih dimurkai daripada memberikan selamat atas perbuatan minum khomr, membunuh orang, berzina atau yang semisa dengannya".

Dengan demikian sudah sangant jelas, bahwa mengucapkan selamat natal kepada mereka adalah haram karena hal itu berarti sama halnya kita bergembira dengan ibadah-ibadah mereka., seperti penyembahan mereka terhadap salib dan yang lainnya. Demikian juga ucapan "selamat tahun baru masehi", ini juga merupakan perbuatan terlarang kaerna penanggalan masehi merupakan penanggalan buatan mereka.

Maka selayaknya bagi kita kaum muslimin khususnya para remaja untuk berhati-hati dalam hal ini. Banyak kaum remaja muslim yang terjerumus dalam masalah ini. Hal itu dikarenakan kebiasaan mereka yang suka mengikuti budaya-budaya orang barat (baca: orang kafir). Selayaknya kita mulai membiasakan mengikuti apa yang diajarkan oleh Rosuulullaah Shollallaahu 'alayhi wa sallam dalam seluruh aspek kehidupan kita baik zhohir mau pun bathin, karena dengan menyibukkan dalam Sunnah Rosul, syetan akan kesulitan untuk mengajak kita ke jalannya. Wallahu musta'an (kepada ALLAH kitra memohon pertolongan). (Majalah Islam al-fityan, edisi 11, Romadhon, Agustus 2011).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.