PRODUK UNGGULAN PINDAD KEBANGGAN ANAK NEGERI



Jika tidak ada aral melintang, dalam enam bulan ke depan PT. Pindad akan memproduksi secara masal senjata laras panjang SS2 (Senapan Serbu), yang bakal menjadi produk unggulan, sebab produk ini mulai dari desain, manufaktur, pengujian sampai pengembangan benar-benar merupakan karya PT. Pindad sendiri. Selama ini, seperti diakui Direktur Produk Militer PT. Pindad Pentadi Purboyono W, produk senjata dari Pindad cenderung mengandalkan dari produk kompilasi ataupun kombinasi dari produk senjata dari luar.“ Tapi kalau produk SS2 ini, mulai dari desain sampai pengembangan adalah musti buatan kami sendiri,” ujarnya. 

Pentadi lantas menunjukkan contoh senjata SS2-V1 tersebut, yang kini mulai diproduksi secara terbatas di Pindad. Dia menjelaskan produk senjata ini didesain sejak tahun 2002 silam dan sampai saat ini masih terus dikembangkan.“Sampai sekarang senjata ini masih kami uji coba terus. Mudah-mudahan dalam enam bulan kedepan senjata ini sudah bisa diproduksi secara massal,” ujarnya. Produk senjata ini, masih menurut Pentadi, bukan saja akan menjadi kebanggaan PT. Pindad melainkan juga harus menjadi kebanggan nasional.“Sebab inilah produk senjata yang benar-benar diciptakan sendiri oleh anak bangsa Indonesia. Senjata ini dikembangkan sendiri oleh Pindad,” ujarnya bangga. Keunggulan senjata ini, demikian Pentadi selain memiliki tingkat akurasi yang tinggi juga daya hentaknya rendah. Artinya, dengan daya hentak yang rendah ini pula maka senjata tersebut bisa mencapai sasaran dengan mudah dan tepat. “Tapi bukan berarti karena daya hentaknya rendah, maka senjata ini hanya bisa mencapai sasaran jangka pendek. Untuk jarak tembak yang mencapai 500 meter senjata ini masih bisa mencapai sasaran yang akurat, seperti yang telah dicoba dari hasil pengujian tim lomba tembak TNI,” ujarnya sembari memperagakan senjata andalan TNI tersebut. Dengan produk senjata ini, Pindad juga siap mengembangkan senjata berdasarkan kebutuhan. Artinya, untuk Korps Marinir (TNI Angkatan Laut) senjata ini dikembangkan agar tahan air laut dan Lumpur. Kemudian, untuk Batalyon Raider (satuan tempur yang memiliki kemampuan khusus yang dipunyai TNI Angkatan Darat) senjata ini juga bisa dikembangkan agar lebih ringan. Demikian juga untuk kesatuan lainnya, senjata ini disesuaikan berdasarkan speifikasinya. “Karena kebutuhan Marinir dengan Raider misalnya berbeda. Marinir memerlukan senjata yang bisa dibawa untuk berendam di air laut dan dimedan berlumpur supaya tidak macet, Begitu juga Raider, mereka itu tidak mau membawa senjata yang terlalu berta mendingan membawa tambahan bekal pokok yang lain, misalnya makanan atau peluru saja,” ujar Pentadi. Itu sebabnya, PT. Pindad senantiasa menyesuakan pengembangan senjata berdasarkan kebutuhan pemakai atau use. Jika Marinir meminta Pindad untuk membuat senjata yang tahan air dan Lumpur, Pindad tinggal mengembangkan senjata SS2-V1 itu menjadi senjata yang tahan air dan Lumpur. 

Demikian pula jika raider meminta senjata yang ringan dengan kualitas yag terjaga, Pindad akan mengembangkan spesifkasi senjata tersebut dari produk senjata jenis SS2.“Bahkan untuk kebutuhan lomba tembakpun, kita bisa mengembangkan senjata dari SS2 ini. Misalnya untuk kebutuhan akurasi, kita menambah perangkat teleskop,” ujarnya. Pentadi yakin, produk senjata SS2 ini mampu bersaing dengan produk-produk senjata impor, baik dari segi kualitas maupun tampilannya.“Dari segi kualitas, hasil uji coba kami menunjukkan bahwa senjata ini mempunyai tingkat akurasi yang tinggi. Dan jika dilihat dari tampilanpun senjata ini cukup modis dan modern,” ujarnya. Karenanya, dia optimis bahwa polisi dan TNI akan memanfaatkan produk baru dari PT. Pindad ini. Apalagi, senjata SS2 ini bisa dikatakan sebagai produk tercanggih disbanding senjata-senjata yang kini dipanggul oleh para prajurit polisi dan TNI.“Produk ini bisa kami katakana yang terbaik,” ujarnya berpromosi.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.