Jangan Lupakan Membaca Surat Al Kahfi Di Hari Jum'at

Jangan lupakan, Jangan lupa, membaca al kahfi, al kahfi, al-kahfi, surat al-kahfi, di hari jum'at, hari jum'at, jumatan
MPILampung.org - Islam sedikit demi sedikit mulai terlupakan oleh umat islam itu sendiri. Banyak kaum muslim yang mulai luput terhadap sunnah-sunnah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam yang beliau ajarkan kepada kita. Bahkan apabila diberitahu untuk mengamalkan suatu amalan yang mana itu merupakan sunnah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam banyak kaum muslimin merasa asing dengan amalan tersebut. Salah satunya contohnya umat islam sekarang banyak yang luput terhadap amalan-amalan sunnah yang beliau anjurkan di hari Jum’at. Apabila ditanya, apa saja amalan yang Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam anjurkan untuk dikerjakan di hari jum’at? Pasti kebingungan untuk menjawabnya.


Untuk memuliakan hari jum’at kebanyakan orang disekitar kita tak luput untuk membaca surat Yasin. Membaca surat Yasin pada malam Jum'at menjadi tradisi yang melekat pada masyarakat Melayu, seperti Indonesia dan Malaysia. Selepas Maghrib, rumah-rumah, masjid, dan mushalla ramai dengan lantunan surat Yasin baik dengan sendiri-sendiri maupun berjamaah. Sudah menjadi rahasia umum dikalangan masyarakat dengan statement bahwa orang yang  rutin membaca Yasin ( Yasinan ) berarti dia adalah Nahdiyin (NU) sedangkan orang yang enggan Yasinan disebut Muhammadiyah. Lalu bagaimana sebenarnya hukum membaca surat Yasin malam Jum'at ?


Hadits berkenaan dengan surat Yasin
"Siapa yang membaca surat (Yasin) pada malam Jum'at diampuni dosanya."
Syaikh Al-Albani berkata: "Dhaif Jiddan (sangat lemah)."  
(Lihat: Dhaif al-Targhib wa al-Tarhib: no. 450). 
“Barangsiapa membaca (surat) Yasin pada suatu malam, ia berada di pagi hari dalam keadaan telah diampuni. Barangsiapa membaca (surat) ad-Dukhan pada malam Jum’at, ia berada di pagi hari dalam keadaan telah diampuni,”
Hadits ini adalah hadits palsu. Hadits ini diriwayatkan oleh Ibnul Jauzi rahimahullah dalam al-Maudhu’at. Ibnul Jauzi rahimahullah berkata, “Ad-Daruquthni berkata, ‘Muhammad bin Zakaria (perawi hadits ini) memalsukan hadits’.”
(Lihat kitab Ahaditsul Jumu’ah hlm. 131)

Yang perlu kita perhatikan:
Pertama, membaca Al-Qur'an dianjurkan kepada kaum muslimin, bahkan termasuk amal utama. Pahalanya sangat besar di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala. Kedekatan seseorang dengan Rabb-nya bisa dilihat seberapa ia dekat dengan Al-Qur'an, karena ia adalah Kalamullah. Maka jika seseorang memperbanyak membaca Al-Qur'an maka itu baik untuknya, termasuk membaca surat Yasin, baik di malam Jum'at atau malam-malam lainnya.
Kedua, Membaca Al-Qur'an termasuk amal ibadah mutlak, tidak terikat kapan dan dimana harus dibaca. Sementara menghususkannya dengan waktu dan tempat tertentu itu membutuhkan dalil. Dan tidak ditemukan dalil shahih tentang anjuran dan fadhilah membaca surat Yasin pada malam dan hari Jum'at. Para ulama ahli hadits menghukumi keutamaan surat Yasin antara dhaif atau maudhu'. Sehingga seseorang tidak boleh menghususkannya pada malam Jum'at dengan meyakini itu termasuk amal khusus yang disyariatkan padanya dan memiliki keutamaan tertentu.

Apa yang Disyariatkan Dibaca Pada Malam dan Hari Jum'at
Salah satu amal ibadah khusus yang diistimewakan pelakasanaannya pada hari Jum’at adalah membaca surat Al-Kahfi. Kebanyakan umat islam luput dari amal ibadah ini, bahkan banyak umat islam yang tidak tahu adanya amalan ini.

1. Dari Abu Sa'id al-Khudri radliyallahu 'anhu, dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:"Barangsiapa membaca surat al-Kahfi pada malam Jum’at, maka dipancarkan cahaya untuknya sejauh antara dirinya dia dan Baitul 'atiq.
(Sunan Ad-Darimi, no. 3273. Juga diriwayatkan al-Nasai dan Al-Hakim serta dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih al-Targhib wa al-Tarhib, no. 736)
2.     Dalam riwayat lain masih dari Abu Sa’id al-Khudri radhiyallahu 'anhu, "Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka akan dipancarkan cahaya untuknya di antara dua Jum'at."
(HR. Al-Hakim: 2/368 dan Al-Baihaqi: 3/249. Ibnul Hajar mengomentari hadits ini dalam Takhrij al-Adzkar, “Hadits hasan.” Beliau menyatakan bahwa hadits ini adalah hadits paling kuat tentang surat Al-Kahfi. Syaikh Al-Albani menshahihkannya dalam Shahih al-Jami’, no. 6470)
3.    Dari Ibnu Umar radhiyallahu 'anhuma, berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, “Siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka akan memancar cahaya dari bawah kakinya sampai ke langit, akan meneranginya kelak pada hari kiamat, dan diampuni dosanya antara dua jumat.
Al-Mundziri berkata: hadits ini diriwayatkan oleh Abu Bakr bin Mardawaih dalam tafsirnya dengan isnad yang tidak apa-apa. (Dari kitab at-Targhib wa al- Tarhib: 1/298)
Dari ketiga hadits ini jelas bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menganjurkan kita untuk membaca surat Al-Kahfi pada hari jum’at.

Kapan waktu Membacanya?
Sunnah membaca surat Al-Kahfi pada malam Jum’at atau pada hari Jum’atnya. Dan malam Jum’at diawali sejak terbenamnya matahari pada hari Kamis. Kesempatan ini berakhir sampai terbenamnya matahari pada hari Jum’atnya. Dari sini dapat disimpulkan bahwa kesempatan membaca surat Al-Kahfi adalah sejak terbenamnya matahari pada hari Kamis sore sampai terbenamnya matahari pada hari Jum’at. Imam Al-Syafi'i rahimahullah dalam Al-Umm menyatakan bahwa membaca surat al-Kahfi bisa dilakukan pada malam Jum'at dan siangnya berdasarkan riwayat tentangnya.
(Al-Umm, Imam al-Syafi'i: 1/237).
Mengenai hal ini, al-Hafidzh Ibnul Hajar rahimahullaah mengungkapkan dalam Amali-nya: Demikian riwayat-riwayat yang ada menggunakan kata “hari” atau “malam” Jum’at. Maka dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud “hari” temasuk malamnya. Demikian pula sebaliknya, “malam” adalah malam jum’at dan siangnya.
(Lihat: Faidh al-Qadir: 6/199).

Jadi, dapat disimpulkan membaca surat Al-Kahfi adalah bisa dilakukan  sejak terbenamnya matahari pada hari Kamis sore sampai terbenamnya matahari pada hari Jum’at. 

Keutamaan Membaca Surat Al-Kahfi di Hari Jum’at
Dari beberapa riwayat di atas, bahwa ganjaran yang disiapkan bagi orang yang membaca surat Al-Kahfi pada malam Jum’at atau pada siang harinya akan diberikan cahaya (disinari). Dan cahaya ini diberikan pada hari kiamat, yang memanjang dari bawah kedua telapak kakinya sampai ke langit. Dan hal ini menunjukkan panjangnya jarak cahaya yang diberikan kepadanya, sebagaimana firman Allah Ta’ala:
 Pada hari ketika kamu melihat orang mukmin laki-laki dan perempuan, sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka.” (QS. Al-Hadid: 12)
Balasan kedua bagi orang yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at berupa ampunan dosa antara dua Jum’at. Dan boleh jadi inilah maksud dari disinari di antara dua Jum’at. Karena nurr (cahaya) ketaatan akan menghapuskan kegelapan maksiat, seperti firman Allah Ta’ala:
 Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk.” (QS. Huud: 114)
Sungguh besar keutamaan membaca surat Al-Kahfi, selain keutamaan yang telah dipaparkan di atas surat Al-Kahfi juga dapat membentengi kita dari fitnah Dajjal. lalu masihkah kita enggan untuk membaca surat AL-Kahfi?

Bagi saudara-saudara yang sudah melazimi membaca surat Al-Kahfi setiap jum’atny, maka pertahankanlah. dan jangan lupa mengajak teman-teman kita yang belum mengetahui sunnah Rasulullah ini untuk ikut mengamalkannya. Untuk saudara-saudara yang baru tahu, maka mulai hari ini mari kita amalkan anjuran Rasulullah ini.

Penutup
Saudaraku kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah Subhanahu wa ta’ala, hari Jum'at merupakan hari yang mulia, hendaknya setiap muslim memuliakannya dengan amal-amal ketaatan. Namun menetapkan amal-amal tersebut tidak boleh hanya dengan anggapan semata, tapi harus didasarkan kepada tuntutan Nabi Shallallahu 'alaihi Wasallam yang kita ketahui melalui sunnahnya. Karena syarat diterimanya amal ada 2, yaitu:
1.        Ikhlas
2.        Ittiba' (mengikuti sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam)
Dengan kedua syarat ini maka akan diterima amal ibadahnya dan dicintai oleh Rabb-nya. Untuk amal ibadah yang diistimewakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam dihari yang dimuliakan sangatlah banyak salah  stunya adalah membaca surat Al-Kahfi.
Untuk surat Yasin yang dibaca pada hari jum’at baik pada malam atupun siangnya, ini tidak ditemukan dalil yang sahih dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam . Bersamaan itu, terdapat amal yang dianjurkan oleh beliau Shallallahu 'alaihi wasallam, yaitu membaca surat Al-Kahfi, dan inilah yang dianjurkan oleh Imam al-Syafi'i rahimahullah. 
Wallahu a’lam bish showwab
Diberdayakan oleh Blogger.