Aa Gym Berkicau: Diberi Amanah Jangan Terlalu Gembira, Apalagi Hura-hura

Aa Gym Berkicau: Diberi Amanah Jangan Terlalu Gembira, Apalagi Hura-hura
Jakarta - “Apabila diberi amanah jabatan, tidak perlu terlalu gembira, apalagi dengan hura-hura karena kerja juga belum dikerjakan dan akhirnya tak tau seperti apa.” Sederat kalimat itu tertulis di lini massa akun Twitter milik KH Abdullah Gymnastiar, @aagym. Tidak jelas nasehat itu diberikan untuk siapa. Yang jelas, hari ini, yang diberi amanah sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI adalah Joko Widodo dan Jusuf Kalla.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Pemuda Pertahanan Nasional (Papernas), Ahmad Fauzi, menyesalkan digelarnya “pesta rakyat” menyambut pelantikan Joko Widodo-Jusuf Kalla, menjadi presiden dan wakil presiden.
Sekretaris Jenderal Pemuda Pertahanan Nasional (Papernas), Ahmad Fauzi, menyesalkan digelarnya “pesta rakyat” menyambut pelantikan Joko Widodo-Jusuf Kalla, menjadi presiden dan wakil presiden.
Menurut Fauzi, pesta rakyat dan kirab Jokowi tidak bermanfaat dan bahkan menyusahkan warga Jakarta. “Saya menilai itu hanya kegiatan sia-sia dan tidak ada manfaatnya sama sekali. Apalagi sampai menutup jalan umum yang seharusnya sebagai jalur penting untuk aktivitas warga di Jakarta,” tegas Fauzi seperti dikutip rmol (19/10).
Fauzi juga menegaskan bahwa pesta rakyat Jokowi bukan merupakan pesta rakyat, tetapi pesta tim sukses Jokowi yang dibuat seolah-olah pesta rakyat karena melibatkan banyak orang.
Lebih jauh Fauzi mengingatkan, agar Jokowi menyadari situasi yang dibutuhkan negara saat ini bukanlah sebuah pesta. Yang terpenting adalah memulainya dengan membangun kepercayaan seluruh rakyat Indonesia bahwa Jokowi  adalah presiden seluruh rakyat Indonesia, bukan presiden segelintir orang saja. (int/lasdipo)
Rep: aiman
Editor: aiman
sumber : lasdipo.com

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.