Pemprov Aceh Berharap Buku “Pacaran Islami” Dicabut


BANDA ACEH  – Pemerintah Aceh menyikapi terkait beredarnya buku teks bahan ajar Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan untuk siswa kelas XI SMA/MA/SMK/MAK semester I yang antara lain berisi Pacaran Sehat dan `Memahami Dampak Seks Bebas’.
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Anas M Adam, Sabtu (18/10/2014) mengatakan pihaknya telah melakukan pembahasan bersama Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Aceh dan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh membahas masalah isi buku tersebut, terutama di halaman 123 sampai halaman 131.
Menurut Anas hal ini harus disikapi untuk penanganan atas permasalahan yang telah menimbulkan kontraversi yang dapat meresahkan masyarakat Aceh.
Menurutnya, beberapa halaman dalam buku tersebut dapat menimbulkan salah penafsiran dari generasi bangsa yang masih mengenyam pendidikan di bangku sekolah menengah.
“Misalaya, seperti yang tertera pada halaman 123, dimana pengungkapan fakta grafik pada gambar 10.1 fakta dan data tentang prilaku seksual remaja. Seolah- olah hal tersebut sudah lumrah terjadi dan dapat diikuti oleh siswa,” paparnya.
Untuk menghindari dampak kontroversi yang lebih jauh, Dinas Pendidikan bersama MPD Aceh dan Kanwil Kemenag Aceh, menyarankan agar materi tersebut dihilangkan dan diganti dengan kompetensi dasar yang sama. “Tentunya dengan isi materi telah disesuaikan dengan budaya Aceh. Sedangkan terkait pendidikan seks harus melalui pendekatan akidah dan budaya masyarakat Aceh,” lanjut Anas. Seperti dilansir serambi Indonesia
Pihaknya juga mengharapkan, kepada seluruh Kabupaten dan Kota di Aceh supaya membentuk tim penyeleksi buku pelajaran dan buku bacaan sebelum proses dilakukan pengadaan buku dilakukan.
Buku teks Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan berisi bahan ajar kelas XI SMA/MA/SMK sesuai Kurikulum 2013 yang bermasalah itu diterbitkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dan dibeli dengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2014.
sumber : Muslimdaily.net

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.