FS3I: Disertasi Jalal Terkait Kegagalan Nabi SAW Senada dengan Pernyataan Ulama Syiah, Sayyid Jabir Al-Ghai


Jakarta – Ketua Forum Studi Sekte-sekte Islam (FS3I), Ustadz Anung Al-Hamat menegaskan, apa yang dilakukan oleh Jalaluddin Rakhmat terkait komentarnya yang kontroversial sebenarnya bukan suatu hal yang aneh.
Menurut Anung, dengan mengutip pernyataan itu, Jalaluddin Rakhmat ingin memperlihatkan dirinya sebagai tokoh Syiah yang berani melecehkan Rasullullah SAW, para sahabatnya, termasuk istri-istri Rasulullah SAW.
“Kita katakan tidak aneh kenapa demikian, apa yang dikatakan oleh Jalal bahwasanya itu merupakan penelitian (barat). Ternyata apa yang dikatakan Jalal itu mirip dan persis seperti yang dikatakan oleh tokoh Syiah yang lain yang bernama Sayyid Jabir Al-Ghai,” ujar Anung dalam pesan audionya kepada Kiblat.net, tadi malam (16/10).
Anung melanjutkan, perkataan Jalal ini serupa dengan perkataan dari Sayyid Jabir Al-Ghai, tokoh yang dikultuskan oleh kelompok syiah.
“Coba kita lihat bagaimana ungkapan dari Sayyid Jabir Al-Ghai, dia mengatakan ‘Ya Allah laknatlah orang yang menyimpangkan agama, mengganti sunnah-Mu, dan membiarkan umat dalam kebingungan siang dan malam. Shalawat atasmu ya Rasullallah,” ujar ulama muda yang tergabung dalam Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) ini.
Sayyid Jabir Al-Ghai juga pernah mengatakan, “Ya Rasullallah akhtho’ta khothoan kabiro. Wahai Rasullallah engkau telah melakukan kesalahan besar”.
Pernyataan Sayyid Jabir Al-Ghai yang mengatakan Rasullullah SAW melakukan kesalahan besar, sama dengan pernyataan Jalaluddin Rakhmat dalam bahan desertasinya itu yang mengatakan Rasullulah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah gagal.
Sayyid Jabir Al-Ghai juga pernah berkomentar tentang Nabi SAW dengan ucapan, “engkau (Nabi SAW) telah melakukan kesalahan besar ketika engkau meninggal dunia karena tidak meninggalkan wasiat kepada seorang pun berkaitan dengan siapa yang mengganti engkau nanti. Engkau harus bertanggung jawab atas kerusakan umat ini, kebingungan umat ini, kekacauan umat ini, tersesatnya umat ini dan fitnah yang terjadi pada umat ini. Mengapa tidak engkau wasiatkan pengganti setelahmu wahai Rasullullah?”
“Lihat bagaimana Sayyid Jabir Al-Ghai berani menyalahkan Nabi Muhammad dan berani menyatakan bahwasanya sumber perpecahan, sumber kekacauan, sumber kebingungan, dan sumber tersesatnya umat ini adalah nabi kita, Nabi Muhammad SAW,” ujar pengelola blog forumstudysekteislam.wordpress.com ini.
Menurut Ustadz Anung selain Kang Jalal, juga ada salah seorang ustadz lainnya yang berani menyalahkan nabi kita, Nabi Muhammad SAW. Ia adalah Ustadz Muhammad dari YAPI Bangil dari Jawa Timur.
“Jadi bukan hal yang aneh, kalau kalangan Syiah itu kemudian berani menghujat Rasullullah Shallallahu alaihi wa sallam. Yang demikian itu ada dalam ajaran mereka, di antaranya salah satunya yang dilakukan oleh Sayyid Jabir Al-Ghai,” pungkasnya.

Reporter: Imam S.
Editor: Fajar Shadiq

sumber : kiblat.net

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.