Jadi pengangguran pasca wisuda

Pengangguran menjadi momok yang menyeramkan bagi kebanyakan orang. Khususnya mahasiswa yang akan atau sudah lulus. Tidak heran jika sebagian dari mereka pada akhirnya memilih untuk bekerja apa saja yang penting tidak berlabel pengangguran. Sehingga segala daya dan upaya pun dilakukan.

Belum lama beredar berita tentang seorang Sarjana Pendidikan Fisika dengan IPK 3,49 Jual Jamu Keliling. Sontak berita ini menjadi ramai diperbincangkan di kalangan mahasiswa. Ditulis dalam regional.kompas.com; "Hidup itu proses, tidak bisa instan. Segala yang pahit ketika dijalani dengan ikhlas maka akan berbuah manis," itulah sepenggal kalimat yang terucap dari mulut Sutriyani (23), sarjana Pendidikan Fisika Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta dengan IPK 3,49 yang saat ini berjualan jamu keliling.

Ya, itu salah satu kisah yang dialami oleh Sutriyani, banyak orang bisa tahu karena terpublish di media online. Masih banyak lagi kisah para sarjana yang masih berjuang untuk melepas masa penganggurannya. Namun, ada hal yang menarik dari contoh diatas, yaitu beliau tidak berputus asa dengan nikmat yang diberikan oleh Allah. Beliau gunakan segala sesuatu yang dimiliki untuk terus berusaha.

Di dalam Al-Quran Surat Yusuf, ayat yang ke 12, Allah berfirman :
“….dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah melainkan kaum yg kafir.”
So, tetap semangat ya. Berusaha, berdoa dan bertawakal. Yakinlah Allah Maha Kaya, Allah sudah menentukan rezeki kita sejak kita belum dilahirkan ke dunia. Bersabarlah dengan segala sesuatu yang kita miliki dan gunakan untuk menggapai Ridha Allah Subhanahuwata'alla.
Wallahu'alam.

(adi)
Diberdayakan oleh Blogger.