Hambat Kelulusan Mahasiswa, Unila Berencana Hapus Skripsi S1?


Mpilampung.org - Bandar Lampung, Rektor Universitas Lampung (Unila) Sugeng P Harianto mengatakan sejak awal dia sudah sepakat bahwa skripsi bukan satu-satunya syarat lulus. Namun, hal itu terkendala peraturan akademik di Unila yang masih mewajibkan skripsi untuk kelulusan semua mahasiswa. "Dari dulu saya memang mendukung kebijakan itu, kasihan banyak mahasiswa yang terhambat kelulusannya bahkan drop out hanya karena skripsi,” kata Sugeng, Selasa (26/5/2015).

Saat ini Sugeng mengaku hanya sebatas mendorong para dosen pembimbing agar mempercepat penyelesaian bimbingan skripsi mahasiswanya. “Kalau bisa maksimal 6 bulan atau kalau bisa satu bulan saja,” ujarnya.

Sugeng juga setuju jika skripsi diganti dengan tugas akhir sesuai kompetensi dan keahlian mahasiswa, bisa penelitian laboratorium, pengabdian masyarakat, penelitian lapangan, atau lainnya.

Namun, lanjutnya, kebijakan tersebut khusus untuk S-1, sedangkan untuk program S-2 dan S-3 harus benar-benar melakukan penelitian untuk tesis dan disertasi. Sugeng juga berencana mengajukan revisi peraturan akademik Unila yang masih mewajibkan skripsi tersebut saat pembentukan senat baru pada Juli nanti. 

Rencana yang diusung oleh Sugeng juga sebagai bentuk dukungan pada Rencana Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir menghapus skripsi sebagai syarat wajib lulus program sarjana.

Sumber : Lampost.co
Penulis : Adi 
Diberdayakan oleh Blogger.