Bersualah Singa di Penghujung Masa




Teriring doa kepada para panglima yang telah hidup di alam beda
Mereka mewariskan singgasana kepada anak didik yang entah siapa ia pun tidak terkenal nama
Bukan hanya nama namun pula sapa sua
Tertoreh luka tatkala para panglima menyemai hijau di padang dunia
Kini pun luka terwaris pada anak didik muda kelana

Para pujangga menorehkan pena pada kertas lusuhnya
Tersibak tabir penghalang hati mengenal siapa ayahnya
Pikir panjang beroleh petuah emas
Semangat membara beradu meluluhkan serdadu

Hinggap di hati belati tajam
Pusaka tak ternilai titisan Ayahanda
Bersiap mengoyak siapalah musuh kan jumpa
Bukan mental penakut yang takut akan ombak gemuruh
Kamilah singa-singa gurun yang kelaparan

Sergaplah musuh segarang jiwa pemburu
Takutlah pada Satu yang tak pernah sirna
Rengkuh, patahkan tiap sumsum tulang para serdadu
Hadirmu ada untuk menyemai medan laga

Biar pula jangkar melabuhkan para kapal perang
Usai mudamu tercecer tumpah memupuk gurun senja
Hilang raga tak luput jiwa
Terbang bersua sang singa panglima

by: Khothob
Diberdayakan oleh Blogger.