Kala Hati Terlupa Jati Diri


Berselimut kelam bermandikan debu
Bukan kasur busa tempat bersandarnya bahu
Hilanglah dunia emas pun berlalu

Inilah jalan para pejuang
Menyisir hutan tempat singgahnya beruang
Tidaklah gentar melainkan hati pun riang
Bukan jalannya hati para pemuja uang
Hanyalah hati para pengusung pedang

Jika pun esok kan terdengar genderang perang
Singgahlah para pengecut dalam tempurung
Raungan singa-singa padang pasir menghujam lantang
Tercabik asa para penguasa durjana tersungkur murung

Bangunlah para pemalas
Hidupmu tinggallah sedetik untuk membasmi hama berbisa
Bukankah telah dititahkan untuk persiapkan pelana

By Khothob
Diberdayakan oleh Blogger.