Aksi Aliansi Mahasiswa Unila Tolak Pergerakan LGBT

mpilampung.org - Bandarlampung (03/12/2015) Mahasiswa Unila yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Unila Tolak Gerakan LGBT melakukan aksi menolak gerakan LGBT yang ada Unila. Aksi yang dimulai pukul 09.00 pagi diikuti ratusan mahasiswa yang terdiri dari berbagai elemen lembaga mahasiswa baik internal kampus (BEM U KBM Unila, BEM FK, BEM FMIPA, BEM TEKNIK, BEM FH, BEM FKIP, BIROHMAH)  maupun organisasi eksternal kampus (MPI, KAMMI dan IMM). Aksi ini  dilakukan dengan melakukan long-march ke 8 fakultas yang ada di Unila yang diawali dari fakultas Hukum dan di akhiri di gedung rektorat Unila. Dalam aksi ini presiden BEM U KBM Unila Bambang Irawan mengatakan bahwa gerakan ini dilakukan untuk membersihkan nama baik Unila dari isu LGBT dan menutup serta menyumbat gerakan LGBT di Unila.

"Unila merupakan lembaga akademis yang menjunjung tinggi nilai Agama,moral,adat budaya dan LGBT dari sisi manapun adalah dilarang" katanya.

Aksi ini diterima dan diapresiasi baik oleh Rektor Unila dalam rangka kepedulian  mahasiswa terhadap nama baik Unila.

Prof. Dr. Ir. Hasriadi Mat Akin, M.P. Mengatakan bahwa Unila merupakan lembaga akademis yang menjunjung tinggi nilai moral manusia, dan LGBT sangat bertolak belakang dengan moral serta tidak sesuai dengan tupoksi Unila yaitu yang menjunjung tinggi pendidikan berkarekter, oleh karena itu LGBT merupakan hal yang sangat dilarang dan bertentangan dengan tupoksi Unila.

"Sanksi terberat bagi civitas akademika kampus Unila yang terbukti melakukan atau mengajak dan menyebarkan paham LGBT akan kita keluarkan dari Kampus Unila" tambahnya.

Aksi ini diakhiri dengan MoU antara Aliansi mahasiswa Unila tolak gerakan LGBT yang diwakili Presiden BEM U KBM Unila dengan rektor Unila dan dilanjutkan konferensi pers bersama pihak media serta ketua lembaga organisasi internal dan eksternal kampus.

Reporter : arifin
Editor : Indra Cahya

baca juga : MPI, LGBT bukanlah budaya Islam
Diberdayakan oleh Blogger.