Ini Cita - Cita Ana Mas!

Alhamdulillah ana sudah di sini mas, karena ini adalah cita-cita ana dari SMP dulu.” Begitulah yang pemuda kecil itu sampaikan ketika kami sedang duduk di teras sekretariat MPI.

Perkataan ini pernah pemuda itu sampaikan sebelumnya dalam sebuah dauroh kaderisasi yang pernah MPI laksanakan. Acara tersebut kami ikuti bersama pada salah satu sesi materi bersama seorang ustadz. Ketika itu ditanyakan kepada kami: apa alasan antum ada di sini (MPI) dan apa yang antum dapatkan di sini? Lantas satu persatu peserta dauroh menyampaikan jawabannya masing-masing. Sampai pada giliran pemuda kecil ini yang kemudian ia mulai ceritakan pengalamannya.

‘’Saya kenal MPI dari SMP tadz, karena kakak saya sering pulang ke rumah dengan memakai jaket MPI, lalu dari sanalah saya kenal dan mulai tertarik dengan MPI. Ketika SMP saya pernah punya cita-cita untuk mengajak dan menyadarkan umat Islam agar kembali kepada jalan Islam yang benar. Dari sana sebenarnya ana sudah ingin untuk ikut gabung dengan MPI namun sayangnya kakak ana tidak mengizinkannya karena MPI ini hanya khusus bagi mahasiswa.

Kemudian beradalah ana di fase SMA, yang mana di waktu SMA ini ana juga mengajak salah satu teman baik ana dan berjanji untuk bersama-sama nanti saat kuliah bisa ikut kajian MPI dan masuk ke dalam pengurus MPI. Dan qodarullah ana berhasil masuk ke kampus Unila dengan jalur tes dan teman ana tersebut juga diterima degan jalur undangan namun sayang tidak ia lanjutkan.

Dan berdirilah ana sekarang di sini dalam sebuah kampus yang ana tuju. Sempat surut semangat ana karena pada akhirnya ana hanya berada disini sendiri tanpa ditemani teman baik ana itu. Namun, ana lanjutkan pencarian ana untuk mencari tujuan awal ana yaitu mencari MPI. Cari, cari, dan cari ana terus mencari di mana MPI ini namun sayang belum juga ana temukan. Kemudian ana mulai mencari sebuah lembaga seperti rohisnya Unila seperti itu dan ana cari-cari jadwal kajiannya. Suatu sore selepas sholat Ashar qodarulloh ana melihat sebuah kajian di pojokan masjid Al Wasi’i kampus Unila dan mendekatlah ana pada kajian tersebut. Dan betapa bahagianya ana, di mana kita ana lihat kajian itu dan terdapat sebuah banner bertuliskan Mahasiswa Pecinta Islam (MPI) Lampung dan betapa itu membuat semangat ana kembali bergelora yang tak terbendung lagi. Betapa bahagianya ana karena ana dapati di mana cita-cita ana di waktu SMP akhirnya terwujud.’’



Begitulah penuturan kisah pemuda kecil yang luar biasa itu, dan sungguh jiwa-jiwa seperti apa yang biasa datang jauh-jauh ke sini dengan tujuan mulia seperti itu. Iman sebar apa yang telah merobohkan berbagai dinding-dinding rintangan sehingga sampainya ia di sini.

Wahai ikhwah fillah, pemuda kecil ini masih ada di tengah-tengah kita hari ini dalam jiwa sucinya yang menggelora untuk terus berada dalam barisan dakwah ini, dalam rangka jalan kita dan peran mahasiswa ikut dalam Iqomatuddin. Dan alangkah rugi bagi kita yang masih surut semangatnya dalam jalan iqomatuddin.

A. Raisyahid


***
Kabar gembira, telah dibuka pendaftaran anggota baru MPI Lampung periode 20172018. Yuk langsung klik di sini Daftar MPI Lampung

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.